Kahlil Gibran: Dari dan Menuju Tuhan
Kahlil Gibran: Dari dan Menuju Tuhan
Kekuatan Gibran adalah bahasa pengungkapan dalam setiap tulisan yang ia buat. dengan bahasa filsuf, ia menawarkan keindahan dan kegetiran yang dirajut dalam kenyataan dan sisi manusiawi dari masa lalu yang mendobrak keadaan yang mengungkungnya. Di satu sisi ia lahir sebagai seorang guru spiritual, di sisi lain ia menjadi seniman yang impresif. tak jarang ia melanggar tata dan kaidah berbahasa. akan tetapi, itulah rupanya yang membuat Gibran populer dengan kekhasannya sendiri.
Tak sedikit penyair yang bisa dibilang sama-sama merasakan keadaan serba kekurangan, atau bisa dibilang hidup berhimpit masalah setipa saat, datang silih berganti. akan tetapi, Gibran muncul sebagai penyair dengan daya magis dimana ia mampu menyajikan sketsa kehidupannya untuk dinikmati oleh pembacanya, sebagai wacana yang dalam untuk diperbincangkan. universalitas yang ia tawarkan jadi pelengkap dari sosoknya sebagai pemberontak yang saleh, seorang religius yang kufur dan seorang modernis yang sinis.
Membaca Gibran adalah awal yang diam. pembaca akan dibawanya untuk terus terusik dan mempertanyakan kasih sayang dalam keabadian dan reinkarnasi. meski pernah juga Gibran mendengungkan dalam tulisannya bahwa filsafat adalah sifat dari sebagian manusia yang lemah, akan tetapi ia -Gibran dan sisi manusiawinya- telah berhasil membawa banyak orang untuk menyusun arti: dari dan menuju Tuhan.
Niken Kinanti, lahir di Pati, Jawa Tengah 5 Januari 1990. Ia adalah penulis termuda dalam buku Kahlil Gibran di Indonesia ini. tulisannya memiliki daya magis, seperti lazimnya karya seorang gibranis yang sejati.
***
Kahlil Gibran: From and Toward God
Gibran is the power of disclosure language in any writing that he has made. the language of philosophers, it offers beauty and bitterness are knitted in reality and the human side of the past that broke its circumstances. On the one hand he was born as a spiritual teacher, on the other hand he was an impressive artist. not infrequently he violated the rules of grammar and language. however, that apparently makes Gibran popular with its own uniqueness.
Not a poet is arguably equally feel deprived state, or practically live coincide current problems, come and go. however, Gibran emerged as a poet with a magical power that he is able to present a sketch of his life to be enjoyed by readers, as in the discourse to be discussed. universality so he offers a complement of the figure as a pious rebels, a religious and a modernist Kufr cynical.
Gibran's early reading is silent. readers will be brought to continually disturbed and questioning love in eternity and reincarnation. though never too Gibran buzzed in his writing that philosophy is the nature of the most vulnerable human beings, but he-Gibran and his humanity-has managed to bring many people to compose meaning: from and towards God.

Comments
Post a Comment