Menonton film United States of Leland
Pertama ngelihat judulnya di iflix kok berasa kaya film perjuangan atau independency gitu. Tapi ngelihat summary nya yg termasuk genre thriller ya okelah kita coba lihat. Leland P. Fitzgerald (Ryan Gosling) telah melakukan kejahatan yang tak terkatakan, menikam adik lelaki yang terbelakang dari mantan pacarnya Becky (Jena Malone). Plotnya bermula ketika Tidak seorang pun, terutama Leland sendiri, yang dapat menjelaskan mengapa dia melakukan apa yang dia lakukan, apakah tindakan itu direncanakan atau spontan, dilakukan karena kebencian atau cinta.
Film ini dimulai dengan sebuah kilas balik yang diriwayatkan oleh Leland P. Fitzgerald, menggambarkan bagaimana ia tidak dapat mengingat detail hari ketika ia membunuh seorang anak lelaki cacat intelektual bernama Ryan Pollard. Leland ditangkap. Orang tua Ryan, Harry dan Karen, saudara perempuan Becky dan Julie, serta pacar langsung Julie, Allen, berduka karena kehilangan orang yang mereka cintai. Ibu Leland yang bercerai, Marybeth, sangat ingin melihat putranya, sementara ayahnya, penulis terkenal Albert Fitzgerald, menemukan nasib putranya di sebuah surat kabar dan kembali ke rumah untuk berada di sana untuk persidangan. Itupun ayahnya melihatberita dari anaknya dari surat kabar yang dibacaseorang nenek di kabin pesawat. Pun hubunganLeland dan ayahnya tak seindah cerita di novel ayahnya. Ayahnya tak pernah menemui Leland selama hampir 10 tahunan. Dan hanya memberi tiket ke New York atau ke Italy. Entah untuk tujuan apa. Anak sekecil itu dibiarkan tersesat tak tahu arah. Hanya dibekali uang dan tiket. Sehingga ketika Leland kecil ingin menginap di hotel tentu aja gak ada hotel yang mau menerima. Sampai sampai ia akhirnya menemukan tempat yang bagus buat beristirahat yaitu di cinema. Hingga akhirnya membuatnya ditemukan oleh sebuah keluarga. Ini juga yang membuat Leland mungkin menjadi psycho.
Sementara di aula remaja, Leland dididik oleh guru Pearl Madison, seorang penulis yang bercita-cita tinggi yang sedang mencari cerita terobosan. Seperti banyak orang lain di pusat penahanan, Pearl merasakan ada sesuatu yang berbeda tentang Leland yang terlepas secara emosional, dan membantunya menghindari aturan penjara sehingga ia dapat membuat jurnal. Hal itu dimulainketika Leland menyerahkan buku pelajaran dimana ia menuliskan his thought nya disitu. Tak seperti anak lain. Dan kisah ini pun dibumbui dengan kisah gurunya tersebut. Sementara pacarnya berada di luar kota di Los Angeles, Pearl tidur dengan seorang rekan kerjanya dan mengatakan kepadanya bahwa dia akan menulis buku tentang Leland. Tapi Pearl juga ingin memahami motivasi Leland dan membawanya di bawah sayapnya sebagai orang kepercayaan di penjara.
Film ini melompat dari masa lalu ke masa sekarang beberapa kali, sering kali membiarkan masa lalu bertindak sebagai konteks ke masa kini, dan sebaliknya. Penulis / sutradara Matthew Ryan Hodge menunjukkan bagaimana kejahatan Leland - dan peristiwa yang mengarah ke sana - memengaruhi orang-orang dalam hidupnya, dari Becky hingga keluarganya hingga ibu Leland (Lena Olin) dan ayah terasing (Kevin Spacey) hingga Allen (Chris Klein) ), seorang pemuda yang tinggal bersama keluarga Becky setelah kematian ibunya sendiri. Allen sendiri pun berkembang emosinya ketika dia menemukan senjata api. Ia merampokDan akhirnya ditangkap polisi. Dan dimasukkan penjara yang sama dengan penjara Leland.
Aset utama dalam film ini adalah Gosling, yang berperan sempurna sebagai pseudopsikopat berusia 15 tahun. Suka banget sama aktingnya yang menunjukkan sedikit emosi selama film, tetapi sebaliknya ekspresinya menunjukkan lautan rasa bersalah, kesedihan, cinta, dan kemarahan. Jadifilm ini benar benar mengalir pelan dan setiap kata atau kalimat ingin sekali bisa dimengerti.
Masing-masing aktor utama mungkin menawarkan karya terbaik mereka saat ini, kecuali Spacey (yang sebenarnya bukan pemula). Pujian khusus diberikan kepada Malone dan Klein, dua pemain muda yang lebih dikenal dengan pertunjukan komedi ringan daripada drama berat film ini.
Manfaat lain yang sangat besar dalam hal cerita adalah bahwa tidak ada karakter yang sempurna; tidak ada pahlawan yang bisa menyelamatkan hari ini. Ini bukan film hitam putih. Selama menonton film banyak kejadian dan percakapan yang mengalir apa adanya tak direkayasa. Seperti cerminan manusia. Berusaha menutupi kesedihan tapi sekaligus ingin menjadi superhero. But we are all human.
Comments
Post a Comment