Washing mas Piti
It is been a long time that i do not wash my motorcycle. Sudah lama banget gak nyuci motor ini. Motor yang selalu menemani perjalanan bolak balik dari Katapang ke Eyckman. Sudah setahun sudah motor ini datang dan memberi kesan. Namanya mas Piti. Artinya putih dan energetic. Diserang hujan dan badai pun dia melanglang buana. Diserang banjir di daerah sayati pun tetep aja tancap gas. Kalau diserang banjir di daerah Pasteur belum pernah sih. Tapi kabarnya horor.
Motor ini pernah ditanyai oleh sorang bapak bapak di daerah mochammad thoha, dengan pedenya dia bilang"dari Kudus yah, banjir kudus tu di televisi."
Duh, tanpa basa basi aja bapaknya. Aku diem aja waktu bapaknya bilang kek gitu. Nah ini juga sama, di daerah pertigaan warung nasi ada ibu2 yang memergoki.
"Kok plate K? Patimu ngendi? "
"Nggoyoso buk."
"Eh aku winong nduk. Mrene nduk mangan dhisek. Wes mangan durung."
"Sampun buk, matur suwun."
Yang ketiga kemarin di daerah parkiran Cibadak.
"Rembang jepara kudus yah"
"Njenengan pundi pak?"
"Cilacap."
Bisa dihitung frekuensi orang yang bertanya mengenai motor ini dan platnya yang berhuruf K. Rute bolak balik bandung sebenarnya hanya sekitar 15 kiko, akan tetapi jarak tempuhnya sangat lama sekitar satu jam. Hanya kesabaran dan doa mamak yang membuat motor ini tangguh bolak balik "nglajo" eyckman katapang everyday.
Comments
Post a Comment