Ketika Bidan Mengenal Kurikulum Gender



Penelitian-penelitian di seluruh dunia menunjukkan bahwa kesehatan wanita dan kesempatan yang mereka miliki dalam kehidupan, secara langsung berkaitan dengan kekuatan ekonomi suatu negara dan tingkat pendidikan yang diperoleh anak-anak mereka  (Laura Bush).
Mahasiswa kebidanan in frame


Ketika kita mendidik seorang wanita, kita mendidik sebuah keluarga. Di banyak tempat, wanita memiliki kendala-kendala social dan budaya bagi kemajuan mereka, termasuk diskriminasi, keharusan untuk menyeimbangkan kehidupan keluarga atau keinginan untuk bekerja di luar rumah. 
 
Suasana Konferensi

Di samping itu, wanita juga merupakan target eksploitasi seksual, perdagangan manusia, dan kekerasan dalam rumah tangga. Salah satunya disebabkan karena kurangnya sumber daya pelayanan kesehatan yang memadai bagi wanita. Dalam konteks inilah, pendidikan popular termasuk pendidikan feminis menjadi penting dimasukkan dalam sekolah kesehatan terutama kebidanan, agar menjadi alat untuk mempercepat terjadinya transformasi social politik dalam masyarakat. 
Bersama Mahasiswa Kebidanan perwakilan Seluruh Indonesia
Dalam konteks masyarakat dunia yang masih didominasi oleh ideology patriarkhi, pendidikan feminis yang bertujuan membangun kesadaran kritis dan aksi-aksi transformative perempuan. Pola pendidikan feminis membantu perempuan untuk dapat mendefinisi dan merekonstruksi pola hubungan kekuasaan laki-laki dan perempuan yang selama ini timpang menjadi lebih adil, dan ini akan menjadi pondasi utama bagi perempuan untuk mewujudkan hak-hak asasinya. 
With Icon

Ada tiga fungsi yang diemban pendidikan feminis, yaitu : 1) membangun kesadaran kritis perempuan, 2) mendorong aksi-aksi transformative perempuan dan 3) memperluas dialog-dialog konstruktif untuk perdamaian. Tujuan ini secara jelas menggambarkan proses pembelajaran kritis yang terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. 
Diskusi Kebidanan guna Memecahkan Masalah Bersama
            Dalam pendidikan feminis berbasis gender, perempuan mempunyai pengalaman yang khas dan spesifik sebagai kelompok yang dinomorduakan dan disubordinasi dalam masyarakat. Salah satu aspek pendidikan feminis adalah bagaimana memberikan pelayanan kepada perempuan, tidak menganggapnya sebagai objek tetapi sebagai manusia, ada unsur sosialnya. Dari sini perempuan kemudian diajak untuk melihat dirinya sendiri sebagai pembuat sejarah, bukan hanya sebagai objek pasif semata.
Dengan narasumber
            Dengan mengetahui mengenai pendidikan feminis berbasis gender, para bidan akan bisa lebih punya empati, simpati  serta tidak diskriminatif. Kebanyakan, masalah kesehatan reproduksi bukan hanya disebabkan oleh masalah klinis akan tetapi juga disebabkan oleh masalah-masalah isu social. 
 
With Prof Fasli Djalal

Contoh sederhana, Angka Kematian Ibu yang disebabkan oleh perdarahan pasca melahirkan, ditambah juga alasan karena keterlambatan pengambilan keputusan yang tepat dan cepat yang tidak dilakukan. Di dalam keluarga, karena yang mengambil keputusan adalah Bapak, maka Ibu yang ingin pergi ke fasilitas yang lebih memadai, harus ijin dulu kepada pengambil keputusan yaitu Bapak. 
 
After Conference
             Apalagi, The first services of midwifes is the expectant or new mother, with other recipients in a widening circle around her. Midwifery provides the neat example of the continuity of services referred to the earlier. The midwife participates in client’s care thorough the antenatal, perinatal and postnatal periods, covering the specterum in continuous programme and supportive health sevices. 
Conference

Some topics that are of specific relevance to midwifery are also relevant in a broad sense of community –topics such as preconception health, antenatal nutrition and parenting skills. Dengan pendidikan bidan yang berbasis gender, maka mengakibatkan meningkatnya pelayanan kesehatan pada wanita, yang nantinya akan berimbas pada masyarakat dan mewujudkan kesejahteraan dunia.
Dengan Narasumber

Comments

Popular posts from this blog

Dikacangin Sama Penerbit Indie

Indonesia Darurat Kekerasan Anak

Mruput Jakarta 712